Tinggi Badan

Achmad Hidayat Alsair
1 min readDec 21, 2018
(Unsplash.com/@micah_hallahan)

Kadang, aku kaget saat tahu langit bisa merusak papan iklan berisi foto

seorang model blasteran dan bilik kawin suku terasing di Afrika

Bodoh sekali, harapan adalah jam-jam di mana aku pingsan

berkat aroma ketiakmu yang terlalu jujur dalam angkutan kota

“Siapa orang pertama yang memakai sepatu di tangan?”

Ingatlah ini, kita tetap berjalan menambah luka kaki laki-laki

Bagus bukan? Rima tumbuh subur sejak walikota negeri serba jangkung menyumpahi pelabuhan Hindia

Alamak, buku sejarah SD memaksa si kerdil Doraemon berperang demi Tenno Heika (Dahsyat bukan main!)

Kemarin, aku menginap di bawah jakunmu yang gelap

Terlihat masa depan dan cinta berlatih cara perkenalkan diri

Padahal sebentar lagi kita resmi jadi pasangan yang punah dalam buku puisi

Sebelum tengah malam, sebelum anak-anak terlantar bermimpi tentang naik kelas

Mendung di hari Minggu jam 11 siang waktu Indonesia berteduh

Televisi menayangkan rekaman wanita membakar purnama

Mendekatlah, ingin kukenang bagaimana kau jinjit sampai lupa daratan

“Aku ingin tetap pendek, pemalu, dan kepala batu!”

(Makassar, 2017–2018)

--

--